Langsung ke konten utama

Pandangan hidup bernegara yang melandasi pembentukan negara-negara di dunia

 

Nama ; Raudotul Jannah

Kelas : XII IPA 1

 

Pertanyaan :

1.    Carilah pandangan hidup bernegara yang melandasi pembentukan negara-negara di dunia serta jelaskan masing-masing pandangan tersebut !

Jawaban :

Pandangan hidup bernegara yang melandasi pembentukan negara negara di dunia diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Anarkisme

Anarkisme bersumber dari bahasa Yunani yaitu “anarchis” yang memiliki arti tanpa pemerintahan. Anarkisme ialah penyangkalan oleh negara serta pemerintah. Sebenarnya anarkisme tidak mampu dibilang menganut teori mengenai fungsi negara. Menurut anarkisme, fitrah manusia ialah baik serta bijaksana. Agar menjamin keamanan, ketertiban, serta mengusahakan bagi kesejahteraan rakyat, manusia tidak memerlukan negara serta pemerintah. Segala halitu mampu dicapai sendiri oleh setiap individu dalam sebuah himpunan-himpunan yang terbentuk secara sukarela. Negara adalah sebuah badan yang tidak diperlukan.

Anarkisme adalah suatu paham yang menolak adanya pemerintahan. Mereka menginginkan terwujudnya masyarakat yang bebas tanpa organisasi-organisasi paksaan.

Menurut teori anarkisme, fungsi negara dapat dilaksanakan oleh kelompok atau perhimpunan yang dibentuk secara sukarela, tanpa alat-alat paksaan, tanpa polisi, terutama tanpa hukum serta pengadilan.

 

2. Individualisme

Secara politis, individualisme ialah aliran yang mengajarkan jika negara ada untuk seorang individu, bukan untuk sebuah negara. Secara singkat, kata individualisme sangat membesar-besarkan kebebasan terhadap individu dalam mengikuti keinginannya.

Menurut paham individualisme, negara memiliki fungsi dalam melakukan pemelihara serta melakukan pertahanan dalam keamanan serta ketertiban bagi individu serta masyarakat. Negara serta aparatur negara hanya memiliki tugas untuk menjaga untuk individu tidak terganggu keamanan serta ketertibannya dalam hidup, kebebasan serta hak miliknya.

individualisme merupakan suatu paham yang menempatkan kepentingan individu sebagai pusat perhatian dalam berbagai hal. Individualisme lebih menekankan pada kebebasan perorangan, baik dalam bidang politik, maupun bidang-bidang lainnya.

Menurut paham  individualisme, fungsi negara hanyalah sebagai pemelihara dan penjaga ketertiban dan keamanan individu dalam masyarakat.

 

3. Sosialisme

Sosialisme ialah sebuah aksi sosial yang memerlukan adanya campur tangan dari negara yang seluas-luasnya dalam hal perekonomian. Fungsi negara wajib diperluas sehingga tidak ada lagi gerakan sosial yang tidak dilaksanakan oleh negara. Seluruh kegiatan negara bertujuan agar mampu memenuhi kesejahteraan bersama. Menurut paham sosialisme, fungsi negara bukan hanya sebagai pemelihara ketertiban dan keamanan, tetapi harus diperluas sedemikian rupa sehingga tiada lagi aktifitas sosial yang tidak diselenggarakan oleh negara.

 

4. Komunisme

Komunisme ialah salah satu aliran sosialisme. Baik komunisme ataupun sosialisme memiliki tujuan agar mampu memperluas fungsi negara dalam usaha untuk mencapai kesejahteraan bagi masyarakat.

Letak perbedaannya, komunisme memastikan keberhasilan tujuan-tujuan negara dengan cara revolusioner, sedangkan sosialisme masih menggunakan jalan damai. Komunisme dalam melaksanakan program-programnya juga lebih ekstrim daripada sosialisme.

Dalam masyarakat negara komunis, semua alat produksi dimiliki negara, namun demikian benda lainnya yang tidak termasuk alat-alat produksi pun dijadikan sebagai milik bersama atau milik negara.

Menurut ajaran komunis, dalam masyarakat selalu terdapat dua kelas, yaitu kelas pemilik alat produksi dan kelas bukan pemilik alat produksi.

Menurut teori komunisme, fungsi negara adalah sebagai alat pemaksa oleh kelas pemilik alat produksi terhadap kelas lainnya sebagai upaya untuk mempertahankan alat produksi yang dimilikinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INTERNET SEBAGAI PUSAT KEHANCURAN DAN KEMAJUAN NEGARA

  INTERNET SEBAGAI PUSAT KEHANCURAN DAN KEMAJUAN NEGARA Seperti yang diketahui, internet merupakan sistem jaringan komputer yang saling terhubung secara global dengan menggunakan paket protokol internet (TCP/IP) untuk menghubungkan perangkat di seluruh dunia. Buah simalakama, mungkin itulah istilah yang tepat untuk pertumbuhan Internet. Karena selain memicu kemajuan bangsa, pertumbuhan dan ketergantungan pada internet yang sedemikian besar juga bisa berbahaya. Pertumbuhan industri internet yang sangat pesat di Indonesia ternyata dibarengi dengan peningkatan serangan dunia maya. Rudi Lumanto, Ketua Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure, mengatakan jumlah pengguna Internet melonjak hingga 3.150% dalam 10 tahun terakhir, yaitu dari 2 juta orang pada 2000 menjadi 63 juta pada 2012. “Dari survey sejumlah lembaga internasional seperti Bielsen, BCG, dan Yahoo, jumlah pengguna internet di Indonesia akan melonjak hingga 146 juta orang pada 2015,” katanya...

HAK DAN KEWAJIBAN SISWA DAN SISWI MAN 2 MODEL MEDAN DAN WARGA NEGARA INDONESIA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19

  Setiap individu pasti memiliki hak dan kewajiban masing-masing. Hak dan kewajiban adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain, dan itu jelas adanya.    Maka dari itu, sebagai individu jelas kita harus terlebih dahulu mengetahui dan memahami pengertian dari hak dan kewajiban.  Apasih hak dan kewajiban itu?    Hak merupakan semua hal yang harus diperoleh dan didapatkan. Hak juga sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada diri kita sendiri.    Sedangkan kewajiban merupakan sesuatu hal yang harus dilaksanakan dan dilakukan. Dan apabila tidak terlaksana, maka si pelanggar akan mendapatkan sanksi dari perbuatannya tersebut.  1. HAK DAN KEWAJIBAN SISWA DAN SISWI MAN 2 MODEL MEDAN A.  Hak sebagai siswa 1. Siswa memiliki hak untuk memperoleh pendidikan. 2. Mendapatkan fasilitas dan layanan berupa aplikasi yang dapat digunakan siswa dalam proses belajar.  3. Mendapa...